Empat belas hari sudah disahkanya tarif dasar listrik, sudah terasa dampaknya kenaikan ini, dari mulai harga cabe, saya hanya seorang karyawan yang memang hidup seperti layaknya petani, nelayan, cuma perbedaanya mereka bekerja banyak menguras keringat. Sekarang banyak sudah yang harus saya atur untuk menghemat daya listrik yang saya pakai setiap hari.
Dan ini sekelumit cerita pribadi, yang lebih ramai lagi dibidang perdagangan seperti sayuran, maklum bujangan belom ada yang masak, jadi hampir setiap pagi saya ketemu sama ibu yang jual sayur, setiap pagi beliau tidak pernah lelah untuk menawarkan daganganya kesetiap rumah. Dan biasanya saya belanja untuk persiapan sarapan dan makan sehabis pulang kerja, saya rasa biar ngirit dikitlah ketimbang makan diluar hehe
.
Saya sempat menanyakan ke ibu sayuran itu “bu apa harga sayuran sekarang naik tanya saya padanya sambil milih apa saja yang mau saya beli ” ibu sayur bialang ” ia de harga sayur pada naik ibu sampai bingung untuk membagi baginya, wajar lah teman teman ibu ini kan jualanya digendong jadi belanja dari pasar terus dibagi bagi dengan harga yang ibu sayur tentukan dengan harapan ada lebihnya, contoh saja pernah saya mau masak tumis kesukaan, saya biasa kalo buat tumis tidak lepas dari cabai merah keriting harganya lumayan teman teman Rp. 1000,-/3biji. Sebelum tarif listrik naik masih dapat 6 biji, saya juga belum tahu pasti apa memang TDL yang membuat harga sayuran jadi naik apa memang pasokan sayuran lagi menurun sehingga jadi naik.
Keperihatinan masyarakat membuat pak Sunarto “saya baca dikompas.com” mampu membuat listrik secara alami dengan menggunakan Belimbing wuluh, kalo didesa saya dilahirkan indramayu tepatnya, nama belimbing ini, kalo tidak salah itu Belimbing Keris yang asemnya bukan main, hebat kalo menurut saya pak Sunarto ini bisa memanfaatkan listrik dari alam dan membumbtuhkan media lain untuk terciptanya aliran listrik, 10 buah belingbing bisa menghasilkan 2,5 volt, bisa kita bayangkan kalo berpuluh puluh buah berapa volt listrik yang bisa dihasilakan. 
Lumayan saja saya rasa kalo kita memakai apa yang di buat sama pak Sunarto asal surabaya untuk menghemat ya. Nah kalo banyak buah yang kita pergunakan banyak bisa membuat voltage yang dihasilkan juga semakin besar, misal 30 buah belingbing akan mengahsilkan 12volt, kan ini bisa diperbesar lagi dengan menggunakan converter DC menjadi AC sehingga akan menghasilkan daya listrik semakin besar, tapi tetap kembalilagi ke pa Sunarto apakah akan menjual tenaga listrik ini kemasyarakat atau tidak.
Kita hanya bersyukur kepada Allah sang maha segalanya, semoga kita semua diberikan ketabahan menghadapi hidup yang serba mahal. Amin….

Hi. This is fascinating article, fellow. Muchobliged. However, I am having weird situation with your rss channel. Don’t know why I am unable to read it. Is there anyone at all getting equivalent rssproblem? Thank you
I am truly blown away. I am not sure Ive known anyone who is such an expert about this subject matter as you do. Youre truly well informed and very brilliant. You wrote article that readers could comprehend and made the matterintriguing for us
neh juga biar kita bisa hidup hemat, tapi kalu bisa cepet turun dah.
Wah manstab infonya!
Beliau guru SMA dan mengajar Elektro mba.. terima kasih sudah mampir…
hebat banget tuh bapak…belajar dmn beliau bisa nemu yg kyk gitu
TDL naik..masyarakat menjerit..sampai kapan kisah ini akan berakhir????
Betul sob… pokoknya salut sob saya sama pa Sunarto..
wehh mantap itu oerlu dicontoh dan sangat berguna bagi masyarakat …..